1. Hindari makanan dan alergen yang dapat menyebabkan asma.
Makanan olahan, zat adiktif, daging, dan makanan olahan dari susu bisa memperburuk asma karena dapat menambahkan zat racun pada tubuh dan meningkatkan produksi lendir.
Gunakan penyaring udara anti alergen di dalam rumah untuk mengurangi jumlah debu dan serbuk di dalam udara.
Gunakan penyedot debu untuk membersihkan karpet atau singkirkan karpet sama sekali dari rumah karena dapat menjadi sarang debu.
2. Tambahkan bahan makanan yang dapat mengurangi peradangan.
Contoh bahan makanan yang dapat mengurangi peradangan adalah bawang putih dan paprika. Ginseng dan makanan dengan asam lemak omega 3 juga dapat membantu menurunkan peradangan.
Beberapa makanan yang mengandung asam lemak omega 3 antara lain ikan, biji jintan, dan kacang. Anda juga dapat menggunakan suplemen asam lemak omega 3.
Makanan tersebut dapat membuka saluran napas di paru-paru dan memperbaiki pernapasan.
3. Serangan asma membuat tubuh mudah terpapar radikal bebas.
Radikal bebas akan merusak saluran bronkus dan membuat gejala asma bertambah buruk.
Oleh karena itu, makanlah makanan yang mengandung antioksidan untuk menghambat radikal bebas. Buah-buahan dan sayuran segar adalah sumber makanan yang mengandung antioksidan.
4. Minum teh chamomile untuk mengobati asma.
Chamomile mengandung zat anti-histamin yang akan membantu pada saat terjadi alergi asma.
5. Gunakan suplemen magnesium untuk mengobati asma secara alami.
Mengonsumsi 500 mg magnesium dapat melebarkan saluran bronkus dan membantu pernapasan.
Tingkatkan pula konsumsi sayuran yang mengandung magnesium tinggi seperti bayam, gandum, tauge, dan okra.
6. Lakukan latihan pernapasan dan teknik relaksasi untuk membantu mengatasi serangan asma ringan.
Bernapaslah perlahan melalui mulut atau hidung. Tetaplah tenang karena kepanikan akan membuat gejala asma bertambah buruk.